Sudah lebih dari lima bulan, pandemi covid-19 menghantui dunia. Bahkan kehadirannya seakan menghentikan ‘detak jantung’ berbagai sektor bisnis. Berbagai fenomena semakin memperkeruh suasana, salah satunya ketika terjadi perlambatan ekonomi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bermula dari berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membatasi ruang gerak pebisnis hingga memicu penurunan ekonomi, phk dimana-mana, dan peristiwa memilukan lainnya. Bukan tidak mungkin, fenomena tak terduga ini bisa menjadi resesi ekonomi berkepanjangan dan persoalan sosial di kemudian hari.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin menurun drastis.
Salah satu yang mengalami keterpurukan akibat pandemi ini adalah pebisnis Usaha Kecil Menengah (UKM). Bahkan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki sempat menuturkan jika keadaan UKM saat ini sangat berbeda pada saat krisis di tahun 1998. Dimana pada tahun tersebut, UKM bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat, sedangkan saat ini sebaliknya. Pelaku UKM lah yang banyak terdampak, baik dari segi demand maupun segi ketersediaan bahan baku.
Banyak faktor yang menjadi tantangan para UKM selama
menjalankan bisnis di masa sulit ini. Mulai dari pendistribusian logistik
yang terganggu karena pengiriman barang yang lama diterima,
penurunan pendapatan akibat masa PSBB, hingga anjloknya permintaan
barang yang dijual para Unit Kecil Menengah (UKM) akibat ketidakpastian
pasar.
Selama masa sulit ini, berbagai upaya pun dilakukan oleh para
pebisnis UKM untuk tetap bertahan. Bak simbiosis mutualisme, peran
pelanggan maupun pebisnis sangat dibutuhkan untuk saling melengkapi
kebutuhan dan memperbaiki kondisi ekonomi. Simak upaya-upaya
berikut ini!
Dari sisi pelanggan :
1. Belanja dagangan teman
Percaya atau tidak, selama pandemi ini, ditemukan banyak orang yang tertarik untuk menjalani bisnis secara online. Alasannya sederhana, karena bisnis online bisa dilakukan dari rumah dan bisa mengisi waktu luang. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki menuturkan, terjadi lonjakan akun baru di e-commerce. Khususnya akun yang menjual produk kesehatan, seperti masker, hand sanitizer dan vitamin meningkat hingga 250%. Selain itu, pebisnis kuliner pun mulai menjamur seiring lonjakan permintaan konsumen untuk makanan siap saji, frozen food, dan lainnya.
Lalu apakah ada orang di sekelilingmu yang memanfaatkan peluang ini
dan beralih menjadi pebisnis online? Jika ada, mulailah bangun
semangatnya dengan membeli produk yang mereka tawarkan. Baik
pemain baru ataupun pemain lama di bidang bisnis, akan merasa
semangat jika produk atau jasanya diminati pembeli. Jangan lupa untuk
sertakan review atau testimoni untuk menarik pelanggan lainnya ya.
2. Berbelanja produk dalam negeri? Inilah saatnya!
Meski pandemi berkepanjangan, semua orang masih harus memenuhi
kebutuhan hidupnya. Mulai dari sandang, pangan, dan papan tetap harus
terpenuhi dalam kondisi apapun. Namun dampak corona kembali
membatasi kebutuhan masyarakat. Seperti yang diumumkan Menteri
Perindustrian, Agus Gumiwang beberapa bulan lalu, ia menuturkan
kebijakan untuk membatasi volume impor di dalam negeri selama masa
pandemi Covid-19. Sebagai gantinya, ia akan mendahulukan pabrik lokal
sebagai pemutar roda ekonomi pasar nasional.
Sesuai dengan regulasi tersebut, tidak ada salahnya untuk
memenuhi kebutuhan dengan berbelanja produk dalam negeri.
Bahkan saat ini, banyak produk dalam negeri yang memiliki
kualitas yang sama dengan luar negeri. Sehingga tidak perlu
diragukan lagi untuk keputusan pembelian.
3. Beralih untuk berbelanja di e-commerce UKM
Selama masa pandemi, regulasi untuk menjaga jarak (social distancing) sudah digaungkan dimana saja. Banyak pihak yang menghimbau untuk melakukan pembatasan diri, terutama ketika harus keluar rumah. Berbagai cara pun dilakukan, mulai dengan pelarangan aktivitas yang melibatkan orang ramai, membatasi kunjungan mall dan tempat umum lainnya, hingga protokol kesehatan yang wajib diterapkan.
Demi memenuhi kebutuhan namun tetap ingin menjaga kontak fisik langsung, kamu bisa memanfaatkan e-commerce UKM sebagai sarana berbelanja. Saat ini banyak UKM yang mulai memanfaatkan channel ini untuk memperluas pasar dan memudahkan pelayanan konsumennya. Namun, kamu disarankan untuk membaca informasi lengkap tentang e-commerce UKM tersebut untuk meminimalisir risiko penipuan.
Dari sisi pebisnis UKM :
1. Manfaatkan bahan baku dalam negeri
Seperti yang dibahas sebelumnya, regulasi untuk pembatasan kegiatan impor sampai keadaan kembali normal. Karena alasan ini, tidak sedikit pebisnis yang akhirnya gulung tikar karena selama ini mengandalkan bahan produksi dari luar negeri.
Demi menjaga roda perekonomian, Kementrian PUPR menekankan tentang pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri untuk menjaga roda perekonomian di tengah pandemi. Dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati menjadi bukti bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam. Selain itu, langkah ini pun dianggap dapat memacu substitusi impor dan mewujudkan kemandirian bagi negara kita.
2. Jangan jadikan pandemi sebagai alasan menurunkan kepercayaan konsumen
Pandemi yang berkepanjangan membuat berbagai sektor usaha
kebutuhan menjadi terhambat. Akibatnya lonjakan permintaan
berbanding terbalik dengan sumber daya yang tersedia. Sebagai contoh,
berbondong-bondong orang ingin membeli masker, sehingga harga
masker yang sempat melonjak tajam karena dianggap langka.
Sebagai
pebisnis, upayakan tidak memanfaatkan situasi dengan menimbun
barang hingga menjual dengan harga tinggi. Hilangkan pikiran untuk
mendapat keuntungan berlipat namun menurunkan kepercayan
konsumen. Jika memang produk yang kamu tawarkan terbatas, kamu
bisa memilih alternatif lain yang kiranya memberikan manfaat yang sama
namun tetap menguntungkan bagi konsumen. Sebagai contoh menjual
masker kain, seperti yang dilakukan sebagian pebisnis saat ini.
3. Siapkan dana darurat itu penting!
Pandemi seperti saat ini mengajarkan bahwa situasi buruk bisa saja terjadi, tanpa diprediksikan sebelumnya. Menyikapi hal ini, banyak yang perlu dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Salah satunya dengan menyisihkan uang pendapatan bisnis untuk dana darurat. Sudah tahu apa itu dana darurat?
Dana darurat adalah aset yang didapatkan dari pendapatan yang nantinya bisa dialokasi untuk peristiwa yang tak terduga. Umumnya, banyak orang yang mengatakan bahwa dana darurat untuk bisnis baiknya terkumpul 3-4x dari pendapatan bulanan bisnis. Tujuannya agar nantinya ketika bisnis mengalami kelumpuhan, uang ini bisa dicairkan dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis selama beberapa bulan kedepan. Bagi kamu yang sudah memulai bisnis, jangan lupa untuk mengalokasikan pendapatanmu untuk dana darurat ya. Tips tambahan, jika suatu hari dana darurat ini terpakai akibat keperluan mendadak, jangan lupa berjanji pada diri sendiri untuk mengembalikan jumlah uang seperti semula.
Itulah berbagai upaya yang bisa dilakukan pebisnis dan pelanggan selama masa pandemi ini. Sebagai tambahan, pebisnis diharapkan bisa memperkuat brand agar bisa menjangkau banyak orang kapanpun dan dimanapun. Salah satunya dengan terjun di dunia e-commerce. Tertarik mencobanya namun tidak punya skill khusus dalam membuat website UKM mu? Master Web siap memberi layanan pembuatan domain dengan fitur lengkap yang akan memudahkan kamu merambah ke dunia e-commerce. Tak perlu khawatir soal harga! MasterWeb sudah menjamin layanan harga yang tetap terjangkau untuk kamu. Tentunya, dengan kualitas dan kemudahan website yang tidak perlu diragukan lagi.
Kenapa Harus Master Web?
Selama 18 tahun, Master Web Network Indonesia memberikan layanan pembuatan website siap digunakan terbaik untuk penggunanya. Berbagai keunggulan yang dimiliki, mulai dari domain dan hosting dengan harga terjangkau, bahkan tersedia juga domain gratis. Tidak hanya unggul dalam harga, Master Web menawarkan layanan berkualitas yang pastinya akan memaksimalkan dan memudahkan segala kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Selain itu, Master Web juga turut mendukung peningkatan semangat
pebisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan menghadirkan fitur Web
Hosting khusus UKM. Bertajuk Happy cPanel, berbagai fitur ditawarkan,
antara lain:
- CloudLinux OS (Membuat keamanan dan kestabilan server di level
terbaik)
- SpamExperts (Keamanan terhindar dari spam, virus, dan lainnya)
- 1 Click Installer (Install berbagai CMS dan aplikasi website open source
dengan mudah dan cepat)
- Support HTTP/2 (Load website yang lebih cepat)
- Staging Tools (Kemudahan fitur tes dan preview untuk tampilan
website)
- Backup Data (Adanya fitur backup otomatis)
- Imunify360 (Menjamin keamanan website dari serangan DDOS,
malware)
- CageFS (Keamanan agar control panel tidak dapat diakses pengguna
server yang sama)
- Select PHP Version (Kebebasan mengatur versi PHP dan limit sesuai
kebutuhan)
- Setup Gratis (Bantuan jasa upload, install script, atau install CMS gratis)
![]() |
| Pilihan paket hosting untuk UKM (Happy cPanel di kanan) |
Sebagai informasi, dengan mengoptimalkan website, pelanggan bisa dengan mudah menemukan bisnismu melalui Google dengan kata kunci tertentu. Cara ini pun bisa membantu meningkatkan keuntungan bisnis yang sedang kamu jalani.
Melalui berbagai upaya ini, diharapkan sektor bisnis Indonesia mampu bangkit kembali dan siap bersaing dengan segala kondisi yang ada. Tetap semangat berjuang untuk seluruh pebisnis UKM. Karena kalianlah penyelamat agar perekonomian Indonesia bisa bangkit kembali!










